Qlocktwo- Cukup Membaca Untuk Tahu Waktu

 

Dari jaman dahulu, kita selalu membaca jam dengan melihat posisi jarum jam, namun bagi Biegert dan Funk founder Qlocktwo, ada cara lebih mudah untuk membaca jam, dengan membacanya, ya membacanya…

Biegert & Funk mengaplikasikan ide mereka ke dalam beberapa jenis jam. Karya pertama mereka dinamakan Qlocktwo Classic, dengan dimensi 45×45 x 2 cm, jam dinding dengan ukuran cukup besar. Jam meja dengan nama Qlocktwo Touch dengan fungsi tambahan sebagai alarm. Qlocktwo W untuk varian jam tangan, dan Qlocktwo APP untuk aplikasi Iphone dan Android.

Qlocktwo W tidak kehilangan fitur dasar layaknya jam analog yang dapat menampilkan tanggal dan detik. Tekan tombol satu kali maka huruf-huruf pada matrik akan menyala dan menunjukkan waktu dalam tulisan. Tekan tombol dua kali, akan memunculkan tanggal, dan tekan tiga kali untuk menunjukkan detik yang sedang berjalan.

Tidak hanya dalam bahasa inggris, Qlocktwo juga menyediakan sensasi “membaca waktu” dalam berbagai bahasa dengan berbagai variasi huruf, ( kanji, mandarin, latin). Qlocktwo menawarkan sensai membaca waktu, tertarik untuk mengakuisisinya?

info lebih lanjut :

http://qlocktwo.com/index.php?lang=de

Matoa- Jam Tangan Kayu Asli Indonesia

Jam tangan dengan bahan dasar kayu tidak banyak kita temui, siapa sangka salah satu produsennya adalah orang asli Indonesia, dengan merek Matoa. Selain terbuat dari kayu, daya tarik lain dari Matoa adalah nama-nama varian jam tangannya. Matoa sendiri sudah dipasarkan hingga ke mancanegara, Singapura, Malaysia, Jepang, hingga Amerika Serikat.

Matoa diproduksi menggunakan kayu Maple Kanada dan Eboni Makasar. Warna alami Maple Kanada membuat jam tangan Matoa terlihat menarik, bersama serat-serat kayu khas Maple Kanada berwarna putih. Sebagai varian lain, Matoa menggunakan Eboni Makasar untuk  jam tangan dengan kesan “gahar” dan kuat, ditambah warna  hitam khas kayu eboni memperkuat kesan jam tangan dengan karakter kuat.

Nama Matoa sendiri diambil dari salah satu nama kayu khas Indonesia yang berasal dari Papua. Matoa semakin terasa Indonesia, bisa kita lihat dari nama-nama variannya yang menggunakan nama-nama pulau di Indonesia, seperti Alor dan Gili.

Tertarik untuk mengakuisisinya? bangga dengan Indonesia!

foto:

Matoa-Indonesia

 

 

Omega Speedmaster-Moonwatch, Jam Tangan Pertama yang sampai di Bulan?

Nama Omega tentu tidak asing bagi pecinta jam tangan, seri speedmaster salah satu yang populer. Moonwatch dalam seri Speedmaster  punya cerita unik, dalam sepanjang sejarah jam tangan, Omega Speedmaster Moonwatch adalah jam tangan pertama yang mendapatkan sertifikasi dari NASA (National Aeronautics and Space Administration) lembaga pemerintah dari Amerika Serikat untuk misi luar angkasa.

Dilansir pada halaman resmi Omega, pada 1962 sebelum diresmikan oleh NASA, Astronot Wally Schirra  memakai speedmasternya dalam Misi Mercury Sigma 7.  Tidak lama, pada 1965 NASA meresmikan Speedmaster sebagai jam tangan yang mumpuni untuk menemani Astronot NASA dalam misi luar angkasa. Speedmaster dinilai sudah memilik chronograph yang bisa digunakan untuk aktifitas luar angkasa, dalam Misi Gemini 4, seluruh astronot memakai speedmaster .

Salah satu titik sejarah dari Omega ketika Neil Armstrong, astronot pertama yang menginjakkan kakinya di Bulan pada 20 Juli 1969, memakai speedmaster pada misi tersebut.

sumber:

https://www.omegawatches.com/minisites/chronicle/en/#!/1962-FirstSpeedmasterInSpace

Powered by WordPress.com.

Up ↑